Kamis, 13 Oktober 2011


“Seorang Peternak Ikan Lele”

Sumber: www.sentrakukm.com

Tentunya banyak yang ingin menjadi seorang wirausahawan, pada pembahasan sebelumnya kita telah melakukan pembahasan tentang bagaimana jika ingin menjadi seorang wirausahawan. Well, sekarang kita bayangkan yuuk gimana kalo kita jadi seorang wirausahawan…………Nah, di sini saya membayangkan jika menjadi seorang peternak ikan lele. Langsung aja yuk kita simakkk…..

Ikan Lele
Lele adalah jenis ikan yang mudah untuk dibudidayakan. Lele dapat hidup di tempat yang sedikit kandungan oksigennya. Biaya pembudidayaan ikan lele pun tidak besar. Lele pun dapat dibudidayakan di beberapa tempat seperti di tong-tong plastik besar, di kolam-kolam yang dilapisi terpal, ataupun langsung di kolan dengan alas lumpur. Keinginan saya untuk menjadi seorang peternak lele adalah karena saya sangat menyukai jenis ikan ini.
Hal ini dikarenakan lele adalah jenis ikan yang berduri di bagian tengah saja, sehingga tidak menyulitkan pada saat mengkonsumsinya. Selain itu daging lele yang kenyal dan gurih juga menambah kenikmatan saat mengkonsumsinya. Lele juga merupakan bahan pakanan olahan yang dapat banyak diolah menjadi berbagai jenis makanan. Misalnya saja pecel lele, keripik lele, dan kerupuk lele.
Lele juga merupakan varietas ikan yang dapat dikonsumsi oleh banyak kalangan, dari kalangan bawah, kalangan menengah maupun kalangan atas. Alasan ini didasarkan atas harga lele yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Ada beberapa hal yang tersusun di benak saya jika saya dapat menjadi seorang peternak ikan lele.


Tahapan memulai usaha:
Saya akan memulai dengan mencoba terlebih dahulu dengan media bak plastik. Bak plastik ini kemudian dibersihkan terlebih dahulu. Masukkan air ke dalam gentong tersebut. Setelah dibersihkan akan saya masukkan tanah dan kotoran-kotoran yang dapat menjadi pupuk kandang. Hal ini dimaksudkan untuk menumbuhkan jasa-jasad renik dan jentik-jentik yang nantinya dapat menjadi pakanan bagi ikan lele. Setelah lebih kurang 2 minggu baru masukkan ikan lele. Ikan yang berukuran 2-3 cm yang harga per ekornya Rp. 100 disebar ke dalam bak plastik. Ikan yang disebar kira-kira 50 ekor, jangan kaget apabila ada ikan yang mati. Ikan diberi makan pellet 3 kali dalam sehari. Setelah 2 sampai 3 bulan lele akan tumbuh besar dan siap untuk dijual.
Jika usaha tersebut berhasil saya akan menambah bibit yang akan saya semaikan. Selain itu mengganti media peternakan ikan dengan media kolam. Hal lainnya saya juga akan berinovasi untuk tidak menjualnya saja tapi juga melakukan pengolahannya. Hal ini dimaksudkan untuk memperluas usaha yang saya jalankan. Saya juga akan melibatkan penduduk yang belum mempunyai pekerjaan untuk membantu saya mengelola ternak lele ini. Tentunya dari keterlibatan penduduk setempat akan mambantu kehidupan sosial ekonomi mereka.
Apabila usaha terus mengalami perkembangan yang baik, saya akan melebarkan usaha dengan usaha di luar ternak lele. Hal lain yang saya rencanakan adalah usaha souvenir pernikahan. Souvenir pernikan ini berbentuk boneka dan terbuat dari kain flannel. Di samping itu rencana lain pun telah tertanam di benak saya. Semoga bisa terealisasikan dan tidak hanya menjadi sebuah rencana ataupun impian. Semangat Untuk Mencoba!!!!!!!...

Sumber:
http://ternaklele.blogspot.com/
http://www.sentrakukm.com/skim/WUB/Lele/Tips.php

Tidak ada komentar:

Posting Komentar