Sabtu, 19 Februari 2011

TUGAS 1 ETIKA PROFESI

Nama : Halimatussa’diah

Kelas : 3ID01

NPM : 30408407

TUGAS 1

MATA KULIAH : ETIKA PROFESI

Dosen : Sudaryanto, IR, MSc.

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?

Jawab:

Pengertian etika menurut berbagai sumber adalah:

a. Menurut Drs. OP. Simorangkir

Etika atau etik adalah pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

b. Menurut Drs. Sidi Gajalba

Etika dalam sistematika filsafat adalah teori tingkah laku perbuatan manusia yang dipandang dari segi baik dan buruk sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

c. Menurut Drs. H. Burhanudin Salam

Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Etika berasal dari kata ethos dari bahasa Yunani yang berarti karakter, watak, kesusilaan tau ada. Etika berkaitan dengan konsep yang dimiliki indiidu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakan salah atau benar, juga baik atau buruk.

Sehingga, dapat disimpulkan etika adalah refleksi dari apa yang disebut batasan-batasan untuk manusia dalam melakukan tindakan.

Sedangkan profesi menurut De George adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilakan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

Etika profesi sendiri dapat diartikan yaitu etika yang berada dalam bidang khusus atau terapan, yaitu etika yang mengatur dalam profesi seseorang dalam melakukan pekerjaannya.

Jadi, Etika profesi dalam bidang keteknikan adalah keseluruhan tuntutan moral yang harus ada dalam pelaksanaan sebuah profesi keteknikan.

Sederhananya, etika profesi adalah segala aturan dan norma yang nantinya mengatur segala tindakan ataupun keputusan yang dilakukan oleh seorang teknik.

Alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan adalah dengan adanya etika profesi seorang teknik akan memiliki batasan dalam bertindak sehingga akan lebih memprtimbangkan segala tindakannnya dalam rangka kesejahteraan dan ketentraman hidup orang banyak.

Seorang teknik yang mempunyai etika profesi yang baik tentunya akan bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan. Selain itu, dapat menjaga kelakukan dan kejujuran atas apa yang dilakukannya. Sehingga apa yang dilakukannya semata-mata dilakukan bukan hanya untuk mendapat kan keuntungan tapu juga untuk mendapatkan kesejahteraan dan kemakmuran hajat hidup oarang banyak.

Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?.

Yang terjadi adalah banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh seorang teknik, dan hal itu akan banyak merugikan kehidupan orang banyak.

Misalnya saja, bencana alam.

Hal-hal lain yang terjadi misalnya:

a. Penurunan tingak kepercayaan masyarakat kepada seorang teknik tersebut.

b. Pemboikotan produk hasil ciptaan seorang teknik tersebut.

c. Pencabutan kode etik profesinya.

d. Penundaan proyek karena merugikan masyarakat.

Sumber

www.file.upi.edu

www.losdiy.or.id

www.ebooklibs.com

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan! Apa dampak yang ditimbulkan?

Jawab:

1. Kasus kebocoran Pengeboran Lapindo Brantas di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Sidoarjo, Jawa Timur

Dampak:

Tergenangnya kawasan pemukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan yang berpengaruh pada aktivitas perekonomian

2. Kasus tragedi Minamata, diMinamata provinsi Kumamoto dan Kagoshima.

Dampak:

Pencemaran lingkungan daerah tersebut dengan zat kimia Methyl Mercury, Pencemaran penyakit oleh zat kimia tersebut pada tubuh enduduk dan bahkan menyebabkan kematian. Kasus ini juga terjadi di Teluk Buyat.

3. Kasus tumpahan Minyak PLTGU Buleleng yang mencemari Pantai Levina.

Dampak:

Pencemaran di Pantai Levina, kematian ikan, merusak terumbu karang.

4. Kasus Penambangan Batu Bara di Banjarmasin.

Dampak:

Akibat penambangannya terlihat lubang-lubang besar yang menyerupai danau namun tidak dapat dijadikan tempat hidup oleh ikan karena kandunga asamnya yang sangat tinggi.

5. Kasus Kejahatan Komputer sepeti penyebaran virus, spam, dan penyadapan.

Tersebarnya virus, dan data-data yang hilang karena penyadapan.

6. Kasus Transportasi

Kecelakaan yang terjadi seperti kecelakaan pesawat terbang ataupun kereta api.

7. Kasus Pembangunan Gedung

Pembangunan Gedung yang tida sesuai dengan aturan akan mengakibatkan turunnya daJsar tanah, pencemaran air, dan banjir.

Sumber:

www.wikipedia.org

www.Seruu.com/menu.id-1688html

www.lombalomba.com

jejaringkimia.blogspot.com

3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset denagn bom, yang akan meluluhlantahkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara meyelesaikan cara dilema moral tersebut menurut faham:

a. Kantianisme

b. Utilitarianisme

Jawab:

a. Kantianisme

Kantianisme adalah etika non-konsekuensialisme, karena penekanannya pada kewajiban, maka pemeliharaan sebagai etika kewajiban.

Paham kantianisme adalah paham yang menyatakan keadaan tidak perduli terhadap keputusan yang diambil.

Dalam kasus diatas keputusan yang diambil dengan menggunakan paham kantianisme adalah membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, dengan para penelitinya sekaligus. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan jumlah penduduk yang lebih banyak yang ada di kota tersebut yang berjumlah 100 ribu penduduk.

Keputusan ini memang keputusan yang sangat berat untuk dilakukan dan juga merupakan keputusan yang banyak ditentang oleh banyak negara, namun di sisi lain keputusan ini harus di ambil dengan melihat faktor bahwa jumlah pendudum yang harus diselamatkan lebih banyak jumlahnya.

Paham ini dapat dikatakan paham yang egois karena harus memilih antara penduduk yang akan terkena atau membumihanguskan instalasi riset tersebut.

b. Utilitarianisme

Utilitarianisme adalah paham yang diusulkan oleh David Hume untuk menjawab moralitas yang saat itu mulai diterpa badai keraguan yang besar, tetapi pada saat masih tetap sangat terpaku pada aturan-aturan ketat moralitas yang tidak mencerminkan perubahan-perubahan radikal di zamannya.

Secara utuh paham ini dirumuskan oleh Jeremy Bentham. Paham ini disebut dengan teori kebahagiaan.

Utilitarianisme adalah paham yang mengajarkan bahwa yang baik adalah yang membawa manfaat bagi orang banyak. Kelebihan dari paham ini adalah paham yang tidak bersifat egois melainkan paham yang bersifat universal. Kelemahannya paham ini adalah tidak menjamin keadilan dan hak-hak manusia.

Paham ini berasal dari kata latin utilis yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah.

Paham ini lebih banyak disukai jika dinbandingkan dengan paham kantianisme

Dalam kasus di atas jika menggunakan paham utilitarianisme maka keputusan yang diambil adalah menyelamatkan 50 orang peneliti dan juga 10 korban jiwa untuk di obati.

Setelah 50 orang peneliti beserta 10 orang korban diselamatkan kemudian dilakukan cara membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantahkan fasilitas pada instalasi tersebut.

Sumber:

Musaka2him.wordpress.com

Wikipedia.org

Herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id

TUGAS 1 ETIKA PROFESI

Nama : Halimatussa’diah

Kelas : 3ID01

NPM : 30408407

TUGAS 1

MATA KULIAH : ETIKA PROFESI

Dosen : Sudaryanto, IR, MSc.

1. Jelaskan alasan perlunya etika profesi dalam keteknikan ! Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?

Jawab:

Pengertian etika menurut berbagai sumber adalah:

a. Menurut Drs. OP. Simorangkir

Etika atau etik adalah pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

b. Menurut Drs. Sidi Gajalba

Etika dalam sistematika filsafat adalah teori tingkah laku perbuatan manusia yang dipandang dari segi baik dan buruk sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

c. Menurut Drs. H. Burhanudin Salam

Etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Etika berasal dari kata ethos dari bahasa Yunani yang berarti karakter, watak, kesusilaan tau ada. Etika berkaitan dengan konsep yang dimiliki indiidu ataupun kelompok untuk menilai apakah tindakan-tindakan yang telah dikerjakan salah atau benar, juga baik atau buruk.

Sehingga, dapat disimpulkan etika adalah refleksi dari apa yang disebut batasan-batasan untuk manusia dalam melakukan tindakan.

Sedangkan profesi menurut De George adalah pekerjaan yang dilakukan sebagai kegiatan pokok untuk menghasilakan nafkah hidup dan yang mengandalkan suatu keahlian.

Etika profesi sendiri dapat diartikan yaitu etika yang berada dalam bidang khusus atau terapan, yaitu etika yang mengatur dalam profesi seseorang dalam melakukan pekerjaannya.

Jadi, Etika profesi dalam bidang keteknikan adalah keseluruhan tuntutan moral yang harus ada dalam pelaksanaan sebuah profesi keteknikan.

Sederhananya, etika profesi adalah segala aturan dan norma yang nantinya mengatur segala tindakan ataupun keputusan yang dilakukan oleh seorang teknik.

Alasan perlunya etika profesi dalam bidang keteknikan adalah dengan adanya etika profesi seorang teknik akan memiliki batasan dalam bertindak sehingga akan lebih memprtimbangkan segala tindakannnya dalam rangka kesejahteraan dan ketentraman hidup orang banyak.

Seorang teknik yang mempunyai etika profesi yang baik tentunya akan bertanggung jawab atas tindakan yang ia lakukan. Selain itu, dapat menjaga kelakukan dan kejujuran atas apa yang dilakukannya. Sehingga apa yang dilakukannya semata-mata dilakukan bukan hanya untuk mendapat kan keuntungan tapu juga untuk mendapatkan kesejahteraan dan kemakmuran hajat hidup oarang banyak.

Apa yang akan terjadi bilamana profesi keteknikan tanpa etika?.

Yang terjadi adalah banyak pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh seorang teknik, dan hal itu akan banyak merugikan kehidupan orang banyak.

Misalnya saja, bencana alam.

Hal-hal lain yang terjadi misalnya:

a. Penurunan tingak kepercayaan masyarakat kepada seorang teknik tersebut.

b. Pemboikotan produk hasil ciptaan seorang teknik tersebut.

c. Pencabutan kode etik profesinya.

d. Penundaan proyek karena merugikan masyarakat.

Sumber

www.file.upi.edu

www.losdiy.or.id

www.ebooklibs.com

2. Beri contoh minimal tiga kasus pelanggaran etika profesi yang pernah terjadi di bidang profesi keteknikan! Apa dampak yang ditimbulkan?

Jawab:

1. Kasus kebocoran Pengeboran Lapindo Brantas di Dusun Balongnongo Desa Renokenongo, Sidoarjo, Jawa Timur

Dampak:

Tergenangnya kawasan pemukiman, pertanian, dan perindustrian di tiga kecamatan yang berpengaruh pada aktivitas perekonomian

2. Kasus tragedi Minamata, diMinamata provinsi Kumamoto dan Kagoshima.

Dampak:

Pencemaran lingkungan daerah tersebut dengan zat kimia Methyl Mercury, Pencemaran penyakit oleh zat kimia tersebut pada tubuh enduduk dan bahkan menyebabkan kematian. Kasus ini juga terjadi di Teluk Buyat.

3. Kasus tumpahan Minyak PLTGU Buleleng yang mencemari Pantai Levina.

Dampak:

Pencemaran di Pantai Levina, kematian ikan, merusak terumbu karang.

4. Kasus Penambangan Batu Bara di Banjarmasin.

Dampak:

Akibat penambangannya terlihat lubang-lubang besar yang menyerupai danau namun tidak dapat dijadikan tempat hidup oleh ikan karena kandunga asamnya yang sangat tinggi.

5. Kasus Kejahatan Komputer sepeti penyebaran virus, spam, dan penyadapan.

Tersebarnya virus, dan data-data yang hilang karena penyadapan.

6. Kasus Transportasi

Kecelakaan yang terjadi seperti kecelakaan pesawat terbang ataupun kereta api.

7. Kasus Pembangunan Gedung

Pembangunan Gedung yang tida sesuai dengan aturan akan mengakibatkan turunnya daJsar tanah, pencemaran air, dan banjir.

Sumber:

www.wikipedia.org

www.Seruu.com/menu.id-1688html

www.lombalomba.com

jejaringkimia.blogspot.com

3. Dalam sebuah laboratorium riset dengan 50 orang peneliti telah terjadi kebocoran yang menyebabkan terinfeksinya para pekerja oleh bakteri mematikan. Dalam waktu singkat telah jatuh 10 korban jiwa. Untuk menghambat penyebaran bakteri yang belum ditemukan obat penangkalnya, dilakukan isolasi terhadap fasilitas tersebut. Namun demikian, potensi ancaman kematian masih menghantui 100 ribu penduduk kota tersebut. Satu-satunya cara untuk menghentikan penyebaran penyebaran penyakit tersebut adalah dengan membumihanguskan instalasi riset denagn bom, yang akan meluluhlantahkan fasilitas tersebut termasuk para peneliti di dalamnya. Jelaskan bagaimana cara meyelesaikan cara dilema moral tersebut menurut faham:

a. Kantianisme

b. Utilitarianisme

Jawab:

a. Kantianisme

Kantianisme adalah etika non-konsekuensialisme, karena penekanannya pada kewajiban, maka pemeliharaan sebagai etika kewajiban.

Paham kantianisme adalah paham yang menyatakan keadaan tidak perduli terhadap keputusan yang diambil.

Dalam kasus diatas keputusan yang diambil dengan menggunakan paham kantianisme adalah membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, dengan para penelitinya sekaligus. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan jumlah penduduk yang lebih banyak yang ada di kota tersebut yang berjumlah 100 ribu penduduk.

Keputusan ini memang keputusan yang sangat berat untuk dilakukan dan juga merupakan keputusan yang banyak ditentang oleh banyak negara, namun di sisi lain keputusan ini harus di ambil dengan melihat faktor bahwa jumlah pendudum yang harus diselamatkan lebih banyak jumlahnya.

Paham ini dapat dikatakan paham yang egois karena harus memilih antara penduduk yang akan terkena atau membumihanguskan instalasi riset tersebut.

b. Utilitarianisme

Utilitarianisme adalah paham yang diusulkan oleh David Hume untuk menjawab moralitas yang saat itu mulai diterpa badai keraguan yang besar, tetapi pada saat masih tetap sangat terpaku pada aturan-aturan ketat moralitas yang tidak mencerminkan perubahan-perubahan radikal di zamannya.

Secara utuh paham ini dirumuskan oleh Jeremy Bentham. Paham ini disebut dengan teori kebahagiaan.

Utilitarianisme adalah paham yang mengajarkan bahwa yang baik adalah yang membawa manfaat bagi orang banyak. Kelebihan dari paham ini adalah paham yang tidak bersifat egois melainkan paham yang bersifat universal. Kelemahannya paham ini adalah tidak menjamin keadilan dan hak-hak manusia.

Paham ini berasal dari kata latin utilis yang berarti berguna, bermanfaat, berfaedah.

Paham ini lebih banyak disukai jika dinbandingkan dengan paham kantianisme

Dalam kasus di atas jika menggunakan paham utilitarianisme maka keputusan yang diambil adalah menyelamatkan 50 orang peneliti dan juga 10 korban jiwa untuk di obati.

Setelah 50 orang peneliti beserta 10 orang korban diselamatkan kemudian dilakukan cara membumihanguskan instalasi riset tersebut dengan bom, yang akan meluluhlantahkan fasilitas pada instalasi tersebut.

Sumber:

Musaka2him.wordpress.com

Wikipedia.org

Herwanparwiyanto.staff.uns.ac.id

Selasa, 02 November 2010




1.Jelaskan kegunaan alat / mesin ini:
Mesin ini digunakan untuk makanan kaleng seperti daging, unggas, ikan dan telur, dan juga makanan sayur-sayuran yang dikemas di dalam kaleng. Selain itu digunakan juga untuk minuman protein yang perlu distrilkan dengan suhu tinggi, misalnya susu, santan, dan lain-lain. Sterilizer digunakan secara luas untuk sterilisasi suhu tinggi dalam makanan, minuman, ataupun alat keperluan medis seperti jarum medis, dan lain-lain. Sterilizer sering digunakan untuk mensterilisasi makanan ataupun minuman yang dikemas dalam kantong atau kotak.

2.Jelaskan proses pembuatan:
Sterilizer ini akan dibuat dengan spesifikasi:
Kapasitas : 1 ton
Panjang : 2000 mm
Diameter : 500 mm
Tekanan Uap : 0 – 2kg / cm²
Temperatur Uap : 115 – 130 º C

Proses pembuatan mesin Sterilizer ini adalah sebagai berikut:
1.Plate Sus 304 diRolling hingga membentuk silinder atau tabung penampung dengan menggunakan Rolling Machine.
2.Saat Plate Sus 304 ditutup kemudian diikuti dengan ukuran silinder juga diRoll dengan Rolling Machine.
3.Bor lubang dengan Drilling Machine sesuai ukuran untuk lubang Pressure Gauge dan Pipa penyalur uap atu panas.
4.Bor lubang untuk engsel.
5.Selanjutnya dilakukan proses Welding yaitu prose pengelasan joint atau sambungan antara tabung dengan pipa inlet atau outlet dan lubang Pressure Gauge.
6.Setelah itu lakukan pembuatan Drat atau ulir pada pipa dengan mesin bubut untuk joint atau sambungan antara pipa dan kran.
7.Proses selanjutnya adalah penekukan pada sisi tutup tabung dan sisi tabung penutup dengan Bending Machine.
8.Welding untuk dudukan engsel pada penutup tabung.
9.Welding untuk penyambungan antara tabung dengan plate yang sudah dipotong membentuk lingkaran.

3.Material apa saja yang digunakan dalam alat / mesin ini:
Material yang digunakan pada mesin sterilizer adalah:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm
4.2 pc Pressure Gauge
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m
6.Gasket joint anata pipa 5 pc
7.Engsel untuk tutup tabung
8.Solatip

4.Hitunglah biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan dalam proses pembuatan Sterilizer ini:
A.Biaya Material:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm =Rp. 1.800.000
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm =Rp. 600.000
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm =Rp. 250.000
4.2 pc Pressure Gauge =Rp. 1.000.000
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m =Rp. 200.000
6.Gasket joint antar pipa 5 pc =Rp. 50.000
7.Engsel untuk tutup tabung =Rp. 100.000
8.Solatip =Rp. 50.000
TOTAL =Rp. 4.050.000
B.Biaya Machining:
1.Rolling Plate ukuran panjang 2400mm diameter 500mm =Rp. 500.000
2.Rolling tutup + Bending (tekuk) =Rp. 200.000
3.Bor lubang 5 pc diameter 50mm =Rp. 150.000
4.Bor lubang 2 pc diameter 10mm =Rp. 50.000
5.Cutting atau potong pipa beberapa bagian =Rp. 150.000
6.Senai / pembuatan Drat-Ulir pada pipadengan dibubut =Rp. 200.000
7.Welding =Rp. 1.600.000
8.Instalasi dan Assembling =Rp. 750.000
9.Cairan anti karat WD40 =Rp. 100.000
TOTAL =Rp. 3.700.000
C.Biaya Investasi =Rp. 1.000.000
D.Biaya Desainer =Rp. 3.000.000
E.Biaya Management dan Perawatan =Rp. 1.000.000
F.Biaya Transportasi =Rp. 2.000.000
TOTAL =Rp.14.750.000
G.Biaya Profit: 40% × Rp.14.750.000 =Rp 5.900.000
TOTAL =Rp.20.650.000
H.Biaya Pajak: 10% × Rp.20.650.000 =Rp 2.065.000
Biaya Total Keseluruhan =Rp.22.715.000
Jadi biaya jual Sterilizer per Unit adalah Rp.22.715.000.-

5.Jadi, menurut Anda berapa harga alat atau mesin ini. Per pices atau per satuan tertentu:
Harga jual mesin Sterilizer adalah Rp. 22.715.000.-
Mesin Sterilizer ini dijual per Unit.

6.Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan:
Ya, karena harga jual sudah termasuk harga keuntungan dalam pembuatan mesin Sterilizer ini.
Selain, itu Sterilizer ini mudah dioperasikan dengan sistem yang sangat sederhana, dan umur pakai yang cukup lama.

Senin, 01 November 2010



1.Jelaskan kegunaan alat / mesin ini:
Mesin ini digunakan untuk makanan kaleng seperti daging, unggas, ikan dan telur, dan juga makanan sayur-sayuran yang dikemas di dalam kaleng. Selain itu digunakan juga untuk minuman protein yang perlu distrilkan dengan suhu tinggi, misalnya susu, santan, dan lain-lain. Sterilizer digunakan secara luas untuk sterilisasi suhu tinggi dalam makanan, minuman, ataupun alat keperluan medis seperti jarum medis, dan lain-lain. Sterilizer sering digunakan untuk mensterilisasi makanan ataupun minuman yang dikemas dalam kantong atau kotak.

2.Jelaskan proses pembuatan:
Sterilizer ini akan dibuat dengan spesifikasi:
Kapasitas : 1 ton
Panjang : 2000 mm
Diameter : 500 mm
Tekanan Uap : 0 – 2kg / cm²
Temperatur Uap : 115 – 130 º C

Proses pembuatan mesin Sterilizer ini adalah sebagai berikut:
1.Plate Sus 304 diRolling hingga membentuk silinder atau tabung penampung dengan menggunakan Rolling Machine.
2.Saat Plate Sus 304 ditutup kemudian diikuti dengan ukuran silinder juga diRoll dengan Rolling Machine.
3.Bor lubang dengan Drilling Machine sesuai ukuran untuk lubang Pressure Gauge dan Pipa penyalur uap atu panas.
4.Bor lubang untuk engsel.
5.Selanjutnya dilakukan proses Welding yaitu prose pengelasan joint atau sambungan antara tabung dengan pipa inlet atau outlet dan lubang Pressure Gauge.
6.Setelah itu lakukan pembuatan Drat atau ulir pada pipa dengan mesin bubut untuk joint atau sambungan antara pipa dan kran.
7.Proses selanjutnya adalah penekukan pada sisi tutup tabung dan sisi tabung penutup dengan Bending Machine.
8.Welding untuk dudukan engsel pada penutup tabung.
9.Welding untuk penyambungan antara tabung dengan plate yang sudah dipotong membentuk lingkaran.

3.Material apa saja yang digunakan dalam alat / mesin ini:
Material yang digunakan pada mesin sterilizer adalah:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm
4.2 pc Pressure Gauge
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m
6.Gasket joint anata pipa 5 pc
7.Engsel untuk tutup tabung
8.Solatip

4.Hitunglah biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan dalam proses pembuatan Sterilizer ini:
A.Biaya Material:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm =Rp. 1.800.000
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm =Rp. 600.000
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm =Rp. 250.000
4.2 pc Pressure Gauge =Rp. 1.000.000
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m =Rp. 200.000
6.Gasket joint antar pipa 5 pc =Rp. 50.000
7.Engsel untuk tutup tabung =Rp. 100.000
8.Solatip =Rp. 50.000
TOTAL =Rp. 4.050.000
B.Biaya Machining:
1.Rolling Plate ukuran panjang 2400mm diameter 500mm =Rp. 500.000
2.Rolling tutup + Bending (tekuk) =Rp. 200.000
3.Bor lubang 5 pc diameter 50mm =Rp. 150.000
4.Bor lubang 2 pc diameter 10mm =Rp. 50.000
5.Cutting atau potong pipa beberapa bagian =Rp. 150.000
6.Senai / pembuatan Drat-Ulir pada pipadengan dibubut =Rp. 200.000
7.Welding =Rp. 1.600.000
8.Instalasi dan Assembling =Rp. 750.000
9.Cairan anti karat WD40 =Rp. 100.000
TOTAL =Rp. 3.700.000
C.Biaya Investasi =Rp. 1.000.000
D.Biaya Desainer =Rp. 3.000.000
E.Biaya Management dan Perawatan =Rp. 1.000.000
F.Biaya Transportasi =Rp. 2.000.000
TOTAL =Rp.14.750.000
G.Biaya Profit: 40% × Rp.14.750.000 =Rp 5.900.000
TOTAL =Rp.20.650.000
H.Biaya Pajak: 10% × Rp.20.650.000 =Rp 2.065.000
Biaya Total Keseluruhan =Rp.22.715.000
Jadi biaya jual Sterilizer per Unit adalah Rp.22.715.000.-

5.Jadi, menurut Anda berapa harga alat atau mesin ini. Per pices atau per satuan tertentu:
Harga jual mesin Sterilizer adalah Rp. 22.715.000.-
Mesin Sterilizer ini dijual per Unit.

6.Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan:
Ya, karena harga jual sudah termasuk harga keuntungan dalam pembuatan mesin Sterilizer ini.
Selain, itu Sterilizer ini mudah dioperasikan dengan sistem yang sangat sederhana, dan umur pakai yang cukup lama.

ANALISIS DAN ESTIMASI BIAYA





1.Jelaskan kegunaan alat / mesin ini:
Mesin ini digunakan untuk makanan kaleng seperti daging, unggas, ikan dan telur, dan juga makanan sayur-sayuran yang dikemas di dalam kaleng. Selain itu digunakan juga untuk minuman protein yang perlu distrilkan dengan suhu tinggi, misalnya susu, santan, dan lain-lain. Sterilizer digunakan secara luas untuk sterilisasi suhu tinggi dalam makanan, minuman, ataupun alat keperluan medis seperti jarum medis, dan lain-lain. Sterilizer sering digunakan untuk mensterilisasi makanan ataupun minuman yang dikemas dalam kantong atau kotak.

2.Jelaskan proses pembuatan:
Sterilizer ini akan dibuat dengan spesifikasi:
Kapasitas : 1 ton
Panjang : 2000 mm
Diameter : 500 mm
Tekanan Uap : 0 – 2kg / cm²
Temperatur Uap : 115 – 130 º C
Proses pembuatan mesin Sterilizer ini adalah sebagai berikut:
1.Plate Sus 304 diRolling hingga membentuk silinder atau tabung penampung dengan menggunakan Rolling Machine.
2.Saat Plate Sus 304 ditutup kemudian diikuti dengan ukuran silinder juga diRoll dengan Rolling Machine.
3.Bor lubang dengan Drilling Machine sesuai ukuran untuk lubang Pressure Gauge dan Pipa penyalur uap atu panas.
4.Bor lubang untuk engsel.
5.Selanjutnya dilakukan proses Welding yaitu prose pengelasan joint atau sambungan antara tabung dengan pipa inlet atau outlet dan lubang Pressure Gauge.
6.Setelah itu lakukan pembuatan Drat atau ulir pada pipa dengan mesin bubut untuk joint atau sambungan antara pipa dan kran.
7.Proses selanjutnya adalah penekukan pada sisi tutup tabung dan sisi tabung penutup dengan Bending Machine.
8.Welding untuk dudukan engsel pada penutup tabung.
9.Welding untuk penyambungan antara tabung dengan plate yang sudah dipotong membentuk lingkaran.

3.Material apa saja yang digunakan dalam alat / mesin ini:
Material yang digunakan pada mesin sterilizer adalah:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm
4.2 pc Pressure Gauge
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m
6.Gasket joint anata pipa 5 pc
7.Engsel untuk tutup tabung
8.Solatip

4.Hitunglah biaya-biaya apa saja yang dikeluarkan dalam proses pembuatan Sterilizer ini:
A.Biaya Material:
1.1 Lembar 304 Plate berukuran 2400×1200 mm =Rp. 1800.000
2.1 Batang / 6 m Pipa Sus 304 dengan ukuran diameter 50 mm =Rp. 600.000
3.Kran 5pc berukuran diameter 50mm =Rp. 250.000
4.2 pc Pressure Gauge =Rp. 1000.000
5.Sus 304 berukuran diameter 20mm pejal / m =Rp. 200.000
6.Gasket joint antar pipa 5 pc =Rp. 50.000
7.Engsel untuk tutup tabung =Rp. 100.000
8.Solatip =Rp. 50.000
TOTAL =Rp.4.050.000
B.Biaya Machining:
1.Rolling Plate ukuran panjang 2400mm diameter 500mm =Rp. 500.000
2.Rolling tutup + Bending (tekuk) =Rp. 200.000
3.Bor lubang 5 pc diameter 50mm =Rp. 150.000
4.Bor lubang 2 pc diameter 10mm =Rp. 50.000
5.Cutting atau potong pipa beberapa bagian =Rp. 150.000
6.Senai / pembuatan Drat-Ulir pada pipadengan dibubut =Rp. 200.000
7.Welding =Rp. 1600.000
8.Instalasi dan Assembling =Rp. 750.000
9.Cairan anti karat WD40 =Rp. 100.000
TOTAL =Rp. 3700.000
C.Biaya Investasi =Rp. 1000.000
D.Biaya Desainer =Rp. 3000.000
E.Biaya Management dan Perawatan =Rp. 1000.000
F.Biaya Transportasi =Rp. 2000.000
TOTAL =Rp.14750.000
G.Biaya Profit: 40% × Rp.14.750.000 =Rp 5900.000
TOTAL =Rp.20650.000
H.Biaya Pajak: 10% × Rp.20.650.000 =Rp 2065.000
Biaya Total Keseluruhan =Rp.22715.000
Jadi biaya jual Sterilizer per Unit adalah Rp.22.715.000.-

5.Jadi, menurut Anda berapa harga alat atau mesin ini. Per pices atau per satuan tertentu:
Harga jual mesin Sterilizer adalah Rp. 22.715.000.-
Mesin Sterilizer ini dijual per Unit.

6.Apakah Anda yakin kalau nanti diproduksi akan dapat memberikan keuntungan:
Ya, karena harga jual sudah termasuk harga keuntungan dalam pembuatan mesin Sterilizer ini.
Selain, itu Sterilizer ini mudah dioperasikan dengan sistem yang sangat sederhana, dan umur pakai yang cukup lama.

Senin, 19 April 2010

Indonesia dan Si Bocah Malang

Tugas Sofskil : Pendidikan Kewarganegaraan
Nama : Halimatussa’diah
Kelas : 2 ID01
NPM : 30408407
Tema : Bebas

Indonesia dan Si Bocah Malang

Ku hirup reguk udaramu………
Ku tatap senyum manis bocah cilik yang merengkuh di jalan itu…..
Tertetes air mataku……..
Begitu berat deritamu……….
Tapi kau tersenyum………

Ku ulurkan tangan ku………….
Kau Ragu………….
Tersenyumlah bangsa ini kagum dengan mental bajamu……
Ia bergegas lari………..

Wahai orang nan besar………
Tak terketuk kah hati kalian dari balik kaca mobil yang ber-AC………….
Aku menangis………dan begitu sakit setiap hari melihatmu bocah
Jadikan aku orang besar ya Tuhan ku ingin mereka tak begini
Dimana kah perwujudan hati nurani kalian?????????


Akankah mereka terus begini???
Tanpa pendidikan dan edukasi yang baik?????????
Jawab orang-orang besar??????????........

Inilah Negriku, Indonesia dan juga negeri bocah-bocah malang yang harus bekerja, berlarian di jalan setiap hari. Indonesia adalah Negara kepulauan terbesar di dunia, terdiri lebih dari 17.508 pulau. Indonesia begitu kaya dengan beranekaragam budaya, dan juga alamnya. Tapi mengapa masih ada saja bocah-bocah yang tak bersekolah?. Semoga kedaan ini menjadi lebih baik untuk bocah-bocah itu. Agar kelak mereka dapat menjadi salah satu aset yang membanggakan dan memajukan negeri ini.


Sumber:
Sugeng, Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap, Aneka Ilmu, Semarang, 2004.

Indonesia dan Keindahannya

Tugas Sofskil : Pendidikan Kewarganegaraan
Nama : Halimatussa’diah
Kelas : 2 ID01
NPM : 30408407
Tema : Bebas


Indonesia dan Keindahannya

Indonesia adalah Negara yang sangat kaya akan keindahan. Hal ini disebabkan akan banyaknya keanekaragaman yang dimiliki oleh Negara Indonesia. Keindahan dari kebudayaannya, keindahan dari alamnya, keindahan dari bangsanya, dan masih banyak lagi keindahan Negara Indonesia yang membuat bangga penduduknya.
Salah satu keindahan yang sangat terkenal di dunia dari Negara Indonesia adalah Keindahan alamnya. Alam Indonesia begitu banyak menyimpan harta keindahan yang membuat decak kagum dari bangsa-bangsa lain. Langitnya yang membiru, alamya yang hijau, lautnya yang luas, gunungnya yang menjulang, itulah Indonesia Negara yang betul-betuk kaya akan alamnya.
Dari banyak keindahan alam yang terkandung dalam Negara Indonesia itu ada 15 objek alam di Indonesia yang sangat terkenal keindahannya. Kelima belas
objek alam tersebut adalah Gunung Rinjani di NTB, Taman Nasional Komodo di NTT, Kepulauan Raja Ampat di Papua Barat, Kawah Ijen di Jawa Timur, Carstensz Pyramid di Papua, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Bromo di Jawa Timur, Gunung Kelimutu di NTT, Taman Laut Bunaken di Sulawesi Utara, Danau Toba di Sumatra Utara, Baluran di Jawa Timur, Pantai Dreamland di Bali, Danau Gunung Tujuh di Jambi, Green Canyon di Jawa Barat, Danau Sentai, Papua.
Selain kelima belas objek alam unggulan yang paling terkenal di Indonesia tersebut tentunya masih banyak lagi objek wisata yang mempunyai keindahan alam dengan baik. Sudah selayaknya keindahan alam tersebut dapat terpelihara dan dilestarikan dengan baik karena begitu banyak manfaat yang diperoleh darinya. Dengan demikian sebagai Negara yang memiliki begitu banyak kekayaan alam dan keindahan alam yang melimpah bangsa Indonesia wajib menjaganya dengan baik dan juga melestarikannya agar keindahan alam tersebut tetap terpelihara sampai hari esok.

Sumber:
http://id.shvoong.com
http://forum.cekinfo.com
Sugeng, Rangkuman Pengetahuan Umum Lengkap, Aneka Ilmu, Semarang, 2004.